Menghargai Yang Kita Miliki

Jangan memandang ke bawah (untuk mengetahui kekuatan tanah yang dipijak) sebelum memulakan langkah. Hanya mereka yang menetapkan pandangan mereka ke arah horizon yang jauh dihadapan sahaja yang akan menemui jalan sebenar.

Betapa Indahnya Hidup ini

Jangan memandang ke bawah (untuk mengetahui kekuatan tanah yang dipijak) sebelum memulakan langkah. Hanya mereka yang menetapkan pandangan mereka ke arah horizon yang jauh dihadapan sahaja yang akan menemui jalan sebenar.

Selalu Bersyukur

Jangan memandang ke bawah (untuk mengetahui kekuatan tanah yang dipijak) sebelum memulakan langkah. Hanya mereka yang menetapkan pandangan mereka ke arah horizon yang jauh dihadapan sahaja yang akan menemui jalan sebenar.

Hello, Selamat Datang Di Deny Blog's, Semoga Teman Blogger Dapat Banyak Manfaat Dari Blog ini. Thanks A Lot


POLIMORFISME

Kemampuan dari reference untuk mengubah sifat menurut object apa yang dijadikan acuan dinamakan polimorfisme. Polimorfisme menyediakan multiobject dari subclasses yang berbeda untuk diperlakukan sebagai object dari superclass tunggal, secara otomatis menunjuk method yang tepat untuk menggunakannya ke particular object berdasar subclass yang termasuk di dalamnya.
Contoh lain yang menunjukkan properti polimorfisme adalah ketika kita mencoba melalui reference ke method. Misalkan kita punya method static printInformation yang mengakibatkan object Person sebagai reference, kita dapat me-reference dari tipe Employee dan tipe Student ke method ini selama itu masih subclass dari class Person.
public static main( String[] args )
{
Student
studentObject = new Student();
Employee
employeeObject = new Employee();
printInformation( studentObject );
printInformation( employeeObject );
}
public static printInformation( Person p ){
. . . .
}


PAKET

Sintaks untuk pernyataan package sebagai berikut:

Package Identifier;

Pernyataan package harus ditempatkandi awal unit kompilasi (file kode sumber). Setiap kelas dan interface di unit kompilasi dalam penyataan package dianggap sebagian bagian paket.

Contoh: Package person;

Java menggunakan fasilitas system file untuk menyimpan package. File-file.class yang dideklarasikan sebagai bagian paket person harus disimpan di directori bernama person. Java membedakan antara huruf capital dan kecil, untuk itu nama directori harus sama dengan nama paket.

Lebih dari satu file dapat dimasukkan di satu package. Kalimat package mengspesifikasikan kedalam paket dimana kelas-kelas itu akan berbeda. Kebanyakan paket disebarkan dibanyak file.

Paket juga dapat bersarang dipaket lain. Kita dapat menciptakan hirarki paket. Ketika hal ini dilakukan, java interpreter mengharuskan struktur hirarki berisi kelas-kelas yang cocok dengan hirarki package. Untuk melakukan hal ini kita cukup memisahkan masing-masing nama paket menggunakan tanda titil (.). bentuk umum pernyataan package multi level sebagai berikut:

Package pkg1[.pkg2.[.pkg3]]

Cotoh hirarki paket dapat di JDK:

Package java.awt.image

Berarti disimpan di system file windows di java/awt/image.

Kita harus memilih nama paket dengan hati-hati karena kita tidak dapat mengganti nama pakettanpa mengganti nama directori dimana kelas-kelas itu disimpan.

Penggunaan kelas atau interface di paket berbeda dengan lebih dahulu menyatakan:

1. Kalimat import kelas atau
2. Mengacu pada letak kelas atau interface yang digunakan secara lengkap.


ARRAY

Array adalah bentukan yang menyediakan penyimpanan sejumlah item bertipe sama. Item-item array dapat berupa data sderhana atau komposit. Array dijava dideklarasikan dengan kurung siku: [….]. array merupakan cara nyaman untuk mengelompokan informasi yang berhubungan.

Sintaks umum deklarasi array sebagaii berikut:

Type var-name[];

Atau

Type[] var-name;

Type adalah mendeklarasikan tipe basis dari array. Tipe basis menggunakan tipe dat bagi masing-masing elemen yang membentuk array. Dengan demikian, tipe basis untuk array menentukan tipe data yang dimuat oleh array.

Berikut ini adalah contoh deklarasi array di java:

Int numbers[];
Char[] letters;
Long grid[] [];


Pada java, kita tidak perlu menspesifikasikan ukuran array kosong saat mendeklarasikan array. Kita harus menyatakan ukuran array secara eksplisit saat melakukan penciptaan array menggunakan operator new() atau dengan mendaftarkan item-item untuk array pada saat penciptaan.

Keanehan lain di java adalah penempatan kurung siku pada deklarasi array. Kita dapat menempatkan kurung siku setelah tipe variable atau setelah identifier.

Berikut ini adalah contoh pendeklarasian array dengan menspesifikasian ukuran spesifik menggunakan operator new() dan dengan memberikan daftar item yang termasuk di dalam array.

Char alphabet[]=new() char[26]
Int primes={7, 11, 13};

Array bisa terdiri dari banyak dimensi namun disini saya hanya membahas dasar arraynya saja di java.


Sumber:
www.ilmukomputer.com
esensi-esensi bahasa pemograman java, bambang harianto, informatika bandung

read more

Konsep Class dan Object
Apa hubungan antara class dan objek? class adalah cetak biru dari object. Ini berarti kita bisa membuat banyak objek dari satu macam class.

A.Konsep objek
Lalu, objek itu apa? Secara umum, objek adalah sesuatu yang mempunyai indentitas (nama), pada umumnya memiliki pengetahuan baik tentang dirinya maupun objek lain dan memiliki ketrampilan untuk melakukan sesuatu atau beberapa hal dan bisa bekerja sama dengan objek lain. Ini tampaknya batasan yang sangat umum, tetapi sebenarnya tidak, karena memang begitulah adanya.
Sebuah objek juga mempunyai peranan atau tanggung jawab tertentu. Artinya suatu objek memanfaatkan pengetahuan dan ketampilan yang dimilikinya untuk melaksanakan perannya pada sistem di mana dia hidup. Seperti halnya bakteri yang memiliki fungsi biodekomposisi, ataupun seorang pedagang yang bertanggung jawab dalam pendistribusian barang dagangannya. Dalam software, pengetahuan dari suatu objek biasa disebut dengan state atau attribute atau field. Sedang ketrampilan dan perilakunya disebut dengan behaviour/function/method.
Sebuah objek juga mungkin terdiri atas objek-objek lain. Seperti halnya objek mobil
terdiri atas mesin, ban, kerangka mobil, pintu, karoseri dan lain-lain. Atau suatu objek boleh jadi merupakan turunan dari objek lain sehingga mewarisi sifat-sifat induknya. Misal Gajah, Singa dan Macan adalah Mamalia, sehingga Gajah, Singa dan Macan mempunyai sifat-sifat yang dimiliki oleh class Mamalia. Namun selain sifat-sifat umum Mamalia seperti melahirkan dan menyusui serta berdarah panas, Gajah, Singa dan Macan juga memiliki perilakunya sendiri yang khas.
Contoh Class dan Object
//membuat class mamalia
class mamalia
{
//variable
public String nama_hewan;
public String jenis_makanan;
//konstruktor / harus sama dengan nama class
public mamalia(String n, String m)
{
this.nama_hewan = n;
this.jenis_makanan = m;
}
//method untuk menampilkan data
public void showdata()
{
System.out.println(“Nama Hewan : “+nama_hewan);
System.out.println(“Jenis Makanannya : “+jenis_makanan);
}
}
public class hewan
{
public static void main(String[] args)
{
//membuat 3 objek yaitu sapi dan harimau
mamalia sapi = new mamalia(“Sapi”,”Tumbuh Tumbuhan “);
mamalia harimau = new mamalia(“Harimau “,”Hewan Lain “);
//memanggil method
sapi.showdata();
System.out.println(“”);
harimau.showdata();
}
}
Simpan dengan nama hewan.java kemudian compile


OBJEK

Baik dalam dunia nyata atau dalam sebuah program, sebuah objek memiliki dua karakteristik, yaitu state dan behaviour. State adalah keadaan dari sebuah objek, seperti mobil memiliki state warna, model, tahun pembuatan, kondisi, dll. Sedang behaviour adalah kelakuan dari objek tersebut, seperti mobil dapat melaju, membelok, membunyikan klakson, dll. Objek menyimpan statenya dalam satu atau lebih variabel, dan mengimplementasikan behaviournya dengan metode. Dengan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa objek adalah bagian software yang dibentuk dengan variabel-variabel dan metode-metode yang berhubungan dengan variabel tersebut.
Dengan karakteristik tersebut, kita dapat memodelkan berbagai objek dalam kehidupan nyata ke dalam objek-objek dalam sebuah program. Lebih lanjut kita dapat memodelkan objek-objek abstrak ke dalam sebuah program. Contoh umum untuk konsep abstrak seperti ini adalah objek Event, yaitu objek untuk mewakili peristiwa klik atau tombol ditekan.
Sebuah objek yang dibentuk dari sebuah kelas biasa disebut instans dalam terminologi OOP. Artinya objek tersebut adalah wujud nyata dari sebuah kelas. Variabel dan metode dari instans ini disebut variabel instans dan metode instans. Setiap instans menyimpan variabelnya sendiri-sendiri, jadi nilai variabel untuk tiap instans bisa berbeda.


Kelas

Kelas adalah semacam cetakan, atau template, untuk membuat objek. Ibaratkan sebuah rancangan rumah yang digunakan untuk membangun ratusan rumah. Rumah yang dibangun tersebut adalah objek dari kelas rancangan rumah. Hal ini dapat dilakukan karena semua objek rumah yang dibangun memiliki karakteristik yang sama, sehingga dapat dibuatkan semacam blueprint¬nya. Tetapi objek-objek yang dibangun tetap akan memiliki bentuk fisik tertentu sendiri-sendiri, seperti variabel dalam sebuah program, atau pintu sebuah objek rumah. Dengan penjelasan ini, kelas dapat kita definisikan kembali menjadi sebuah blueprint, atau prototipe, yang mendefinisikan variabel dan metode yang sama untuk semua objek sejenis.
Sebagai contoh, misalkan kita ingin membuat kelas Rumah, maka kita harus membuat sebuah kelas yang mendefinisikan semua variabel yang dimiliki objek dari kelas tersebut. Selain itu, kelas tersebut juga harus mendeklarasikan metode-metode yang dimiliki objek dari kelas dan juga membuat implementasi dari metode tersebut. Dengan adanya kelas ini, kita dapat membuat sebanyak apapun objek-objek rumah yang sejenis, yaitu jenis yang didefinisikan oleh kelas Rumah. Setiap objek Rumah diciptakan, sistem akan mengalokasikan sejumlah memori untuk objek tersebut dan variabel-variabelnya. Dengan begitu setiap objek akan memiliki salinan masing-masing untuk setiap variabel instans.
Setelah mengenal konsep kelas, saatnya Anda dikenalkan dengan variabel kelas. Variabel kelas sebenarnya sama dengan variabel instans. Bedanya adalah, setiap objek berbagi satu dan hanya satu variabel kelas, tapi masing-masing memiliki salinan dari variabel instans. Misalkan kelas Rumah yang kita buat hanya akan mendukung 2 lantai, dan setiap objek Rumah terdiri atas 2 lantai. Maka informasi ini cukup disimpan satu kali, karena nilainya tidak berbeda untuk semua objek. Lebih jauh, bila ada satu objek yang mengubah nilai dari variabel kelas, maka semua objek sejenis lainnya akan mengikuti perubahan itu. Di samping variabel, terdapat juga metode kelas. Metode jenis ini dapat langsung dipanggil melalui kelas dan bukan dari instans kelas tersebut.


Pewarisan

Terminologi asing untuk pewarisan adalah inheritance. Mungkin dalam literatur lain Anda akan sering menjumpai istilah ini. Secara gamblang, pewarisan berarti sebuah kelas mewarisi state dan behaviour dari kelas lain. Sebagai contoh, sebuah kelas RumahMewah akan mewarisi state dan behaviour dari kelas Rumah. Begitu juga dengan kelas RumahSederhana. Kelas RumahMewah dan RumahSederhana disebut subkelas, atau kelas anak, dari kelas Rumah, yang disebut superkelas, atau kelas induk.
Seluruh subkelas akan mewarisi (inherits) state dan behaviour dari superkelasnya. Dengan begitu, semua subkelas dari superkelas yang sama akan memiliki state dan behaviour yang sama. Namun, masing-masing subkelas bisa menambah sendiri state atau behaviournya. Misalkan, pada kelas Rumah tidak terdapat variable kolamRenang, namun subkelas RumahMewah memiliki variabel tersebut. Contoh lain misalnya kelas Rumah tidak memiliki metode nyalakanAlarm, namun rumah mewah memiliki metode itu.
Dalam kasus tertentu subkelas mungkin memiliki implementasi behaviour yang berbeda dengan superkelasnya. Hal seperti ini disebut override. Contohnya subkelas SepedaBalap memiliki implementasi metode ubahGigi yang berbeda dengan implementasi metode tersebut pada superkelas Sepeda.
Tingkat pewarisan tidak hanya terbatas pada dua tingkatan. Dari contoh di atas, kita bisa saja membuat subkelas dari kelas SepedaBalap, dan seterusnya. Kita bisa terus memperpanjang tingkat pewarisan ini sepanjang yang kita butuhkan. Dengan begitu, subkelas-subkelas yang dibuat akan lebih khusus dan lebih terspesialisasi. Namun terdapat batasan pewarisan dalam Java yang disebut single inheritance. Artinya sebuah kelas hanya dapat mewarisi sifat dari satu dan hanya satu superkelas saja. Dalam beberapa bahasa pemrograman berorientasi objek lain, yang berlaku adalah multiple inheritance. Artinya sebuah kelas dapat mewarisi sifat dari beberapa superkelas sekaligus.
Dalam Java, terdapat kelas Object yang merupakan superkelas dari semua kelas dalam Java, baik yang builtin ataupun yang kita buat sendiri, lansung maupun tidak langsung. Karena itu sebuah variabel bertipe Object akan dapat menyimpan referensi ke objek apapun dalam bahasa Java. Kelas Object ini memiliki behaviour yang dibutuhkan semua objek untuk dapat dijalankan di Java Virtual Machine. Sebagai contoh, semua kelas mewarisi metode toString dari kelas Object, yang mengembalikan representasi String dari objek tersebut.
Manfaat penggunaan konsep pewarisan antara lain: pertama, kita dapat menggunakan kembali kelas-kelas yang kita buat (sebagai superkelas) dan membuat kelas-kelas baru berdasar superkelas tersebut dengan karakteristik yang lebih khusus dari behaviour umum yang dimiliki superkelas. Kedua, kita dapat membuat superkelas yang hanya mendefinisikan behaviour namun tidak memberi implementasi dari metode-metode yang ada. Hal ini berguna jika kita ingin membuat semacam template kelas. Kelas semacam ini disebut kelas abstrak, karena behaviournya masih abstrak dan belum diimplementasikan. Subkelas-subkelas dari kelas semacam ini, yang disebut kelas konkret, mengimplementasikan behaviour abstrak tersebut sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Sedikit penjelasan mengenai kelas abstrak, kelas ini bisa memiliki hanya satu atau lebih metode abstrak. Subkelas dari kelas ini bertanggung jawab untuk memberikan implementasi untuk metode-metode abstrak tersebut. Sebagai akibat dari keberadaan metode abstrak ini, kelas abstrak tidak dapat diinstanskan (dibuatkan instansnya) atau digunakan untuk menciptakan sebuah objek dari kelas tersebut.

tunggu part berikutnya... :D

referensi
www.ilmukomputer.com
esensi-esensi bahasa pemograman java, bambang harianto, informatika bandung
http://wawcvb.blogspot.com/


read more

Java2 adalah generasi kedua dari java platform (generasi awalnya adalah Java Development Kit). Java berdiri di atas sebuah mesin interpreter yang diberi nama Java Virtual Machine (JVM). JVM inilah yang akan membaca bytecode dalam file .class dari suatu program sebagai representasi langsung program yang berisi bahasa mesin.

platform Java terdiri dari kumpulan library, JVM, kelas - kelas loader yang dipaket dalam sebuah lingkungan rutin Java, dan sebuah compiler, debuger, dan perangkat lain yang di paket dalam Java Development Kit (JDK). Agar sebuah program Java dapat di jalankan, maka file dengan ekstensi .java harus di kompilasi menjadi file bytecode. untuk menjalankan bytecode tersebut di butuhkan JRE (Java Runtime Environment).

platform Java memiliki tiga buah edisi yang berbeda, yaitu J2EE (Java2 Enterprise Edition), J2ME (Java2 Micro Edition), dan J2SE (Java2 Second Edition).

Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat case sensitive yang berarti penulisan menggunakan huruf besar ataupun huruf kecil pada kode program dapat berarti lain, misalkan penulisan "System" akan berarti beda dengan "system" oleh interpreter.

contoh code program Java

class susupanas{
public static void main(string[]args) {
int susupanas = 0;
int cangkir = 1;
int sendok = 1;
int susu = 1;
int gula = 1;
int airpanas = 1;

cangkir = cangkir + susu;
cangkir = cangkir + gula;
cangkir = cangkir + airpanas;
while ((gula == 1) && (susu == 1)) {
cangkir = cangkir + sendok;
if (cangkir == 50) {
gula = 0;
susu = 0;
} /* end if */
} /* end while */

susupanas = 1;
} /* end procedure*/
}

Java tidak seperti C++, Java tidak mendukung pemrograman prosedural, tapi mendukung pemrograman berorientasi objek sehingga ada sintaks class pada kode programnya.

Type Data di Java

sekian dulu Belajar Java kali ini... nanti bakal ada part-part berikutnya hehehe...

referensi :
Belajar Bahasa Pemrograman dengan Bahasa C++ dan Java, M. Shalahuddin - Rosa A.S

read more




NetBeans mengacu pada dua hal, yakni platform untuk pengembangan aplikasi desktop java, dan sebuah Integrated Development Environment (IDE) yang dibangun menggunakan platform NetBeans.

Platform NetBeans memungkinkan aplikasi dibangun dari sekumpulan komponen perangkat lunak moduler yang disebut ‘modul’. Sebuah modul adalah suatu arsip Java (Java archive) yang memuat kelas-kelas Java untuk berinetraksi dengan NetBeans Open API dan file manifestasi yang mengidentifikasinya sebagai modul. Aplikasi yang dibangun dengan modul-modul dapat dikembangkan dengan menambahkan modul-modul baru. Karena modul dapat dikembangkan secara independen, aplikasi berbasis platform NetBeans dapat dengan mudah dikembangkan oleh pihak ketiga secara mudah dan powerful.
Sejarah

Pengembangan NetBeans diawali dari Xelfi, sebuah proyek mahasiswa tahun 1997 di bawah bimbingan Fakultas Matematika dan Fisika Universitas Charles, Praha. Sebuah perusahaan kemudian dibentuk untuk proyek tersebut dan menghasilkan versi komersial NetBeans IDE hingga kemudian dibeli oleh Sun Microsystem pada tahun 1999. Sun kemudian menjadikan NetBeans open source pada bulan Juni tahun 2000. Sejak itu komunitas NetBeans terus berkembang.

Platform NetBeans

Platform NetBeans adalah framework yang dapat digunakan kembali (reusable) untuk menyederhanakan pengembangan aplikasi desktop. Ketika aplikasi berbasis platform NetBeans dijalankan, kelas Main dari platform dieksekusi. Modul-modul yang tersedia ditempatkan di sebuah registry di dalam memori, dan tugas startup modul dijalankan. Secara umum, kode modul dimuatkan ke dalam memori hanya ketika ia diperlukan.





Aplikasi dapat menginstal modul secara dinamis. Aplikasi dapat memasukkan modul Update Center untuk mengijinkan pengguna aplikasi men-download digitally-signed upgrade dan fitur-fitur baru secara langsung ke dalam aplikasi yang berjalan. Penginstalan kembali sebuah upgrade atau rilis baru tidak memaksa pengguna untuk men-download keseluruhan aplikasi lagi.

Platform NetBeans menawarkan layanan-layanan yang umum bagi aplikasi desktop, mengijinkan pengembang untuk fokus ke logika yang spesifik terhadap aplikasi. Fitur-fitur yang disediakan oleh platform NetBeans:

* Manajemen antarmuka (misal: menu & toolbar)
* Manajemen pengaturan pengguna
* Manajemen penyimpanan (menyimpan dan membuka berbagai macam data)
* Manajemen jendela
* Wizard framework (mendukung dialog langkah demi langkah)

NetBeans IDE

NetBeans IDE adalah IDE open source yang ditulis sepenuhnya dengan bahasa pemrograman Java menggunakan platform NetBeans. NetBeans IDE mendukung pengembangan semua tipe aplikasi Java (J2SE, web, EJB, dan aplikasi mobile). Fitur lainnya adalah sistem proyek berbasis Ant, kontrol versi, dan refactoring.

Versi terbaru saat ini adalah NetBeans IDE 5.5.1 yang dirilis Mei 2007 mengembangkan fitur-fitur Java EE yang sudah ada (termasuk Java Persistence support, EJB-3 dan JAX-WS). Sementara paket tambahannya, NetBeans Enterprise Pack mendukung pengembangan aplikasi perusahaan Java EE 5, meliputi alat desain visual SOA, skema XML, web service dan pemodelan UML. NetBeans C/C++ Pack mendukung proyek C/C++.

Modularitas: Semua fungsi IDE disediakan oleh modul-modul. Tiap modul menyediakan fungsi yang didefinisikan dengan baik, seperti dukungan untuk bahasa pemrograman Java, editing, atau dukungan bagi CVS. NetBeans memuat semua modul yang diperlukan dalam pengembangan Java dalam sekali download, memungkinkan pengguna untuk mulai bekerja sesegera mungkin. Modul-modul juga mengijinkan NetBeans untuk bisa dikembangkan. Fitur-fitur baru, seperti dukungan untuk bahasa pemrograman lain, dapat ditambahkan dengan menginstal modul tambahan. Sebagai contoh, Sun Studio, Sun Java Studio Enterprise, dan Sun Java Studio Creator dari Sun Microsystem semuanya berbasis NetBeans IDE.

Lisensi

Sejak Juli 2006, NetBeans IDE dilisensikan di bawah Common Development and Distribution License (CDDL), yaitu lisensi yang berbasis Mozilla Public License (MPL).

Paket-Paket Tambahan NetBeans IDE

NetBeans Mobility Pack

NetBeans Mobility Pack adalah alat untuk mengembangkan aplikasi yang berjalan pada perangkat bergerak (mobile), umumnya telepon seluler, tetapi juga mencakup PDA, dan lain-lain.

NetBeans Mobility Pack dapat digunakan untuk menulis, menguji, dan debugging aplikasi untuk perangkat bergerak yang menggunakan teknologi berplatform Java Micro Edition (platform Java ME). Paket ini mengintegrasikan dukungan terhadap Mobile Information Device Profile (MIDP) 2.0, Connected Limited Device Configuration (CLDC) 1.1, dan Connected Device Configuration (CDC). Emulator dari pihak ketiga dapat diintegrasikan dengan mudah untuk lingkungan pengujian yang lebih kokoh. NetBeans Mobility Pack saat ini tersedia dalam dua klaster yang berbeda, yang satu memuat CDC dan yang lainnya CLDC.

NetBeans Profiler

NetBeans Profiler adalah alat untuk mengoptimalkan aplikasi Java, membantu menemukan kebocoran memori dan mengoptimalkan kecepatan.

Profiler ini berdasarkan sebuah proyek riset Sun Laboratories yang dahulu bernama Jfluid. Riset tersebut mengungkap teknik tertentu yang dapat digunakan untuk menurunkan overhead proses profiling aplikasi Java. Salah satu dari teknik tersebut adalah instrumentas i kode byte dinamis, yang berguna untuk profiling aplikasi Java yang besar. Dengan menggunakan instrumentasi kode byte dinamis dan algoritma-algoritma tambahan, Netbeans Profiler mampu mendapatkan informasi runtime aplikasi yang terlalu besar atau kompleks bagi profiler lain. NetBeans IDE 6.0 akan mendukung Profiling Point yang memungkinkan kita memprofilkan titik yang tepat dari eksekusi dan mengukur waktu eksekusi.

NetBeans C/C++ Pack

NetBeans C/C++ Pack menambahkan dukungan terhadap pengembang C/C++ ke NetBeans IDE 5.5. Paket ini memperbolehkan pengembang menggunakan sekumpulan kompiler dan alat sendiri bersama dengan NetBeans IDE untuk membangun aplikasi native untuk MS Windows, Linux, dan Solaris. Paket ini membuat editor mengenali bahasa C/C++ dan menyediakan project template, browser kelas yang dinamis, dukungan pembuatan file dan fungsionalitas debugger. Para pengembang juga dapat mengembangkan paket tersebut dengan fungsionalitas tambahan mereka sendiri.

NetBeans Enterprise Pack

NetBeans Enterprise Pack memperluas dukungan terhadap pengembangan aplikasi perusahaan dan web service di NetBeans IDE 5.5.

Enterprise Pack ini mengembangkan kemampuan untuk menulis, menguji, dan debug aplikasi dengan arsitektur berorientasi layanan (Service-Oriented Architecture) menggunakan XML, BPEL, dan Java web service. Paket ini menambahkan alat desain visual untuk pemodelan UML, skema XML, dan web service orchestration, juga dukungan untuk web service dengan menggunakan identitas yang aman. Paket ini juga menginstal dan mengkonfigurasi runtime yang diperlukan, termasuk mesin BPEL dan server manajemen identitas yang terintegrasi dengan Sun Java System Application Server.

NetBeans Ruby Pack

Versi NetBeans 6.0 mendatang akan mengijinkan pengembangan IDE menggunakan Ruby dan Jruby, sebagaimana Rails untuk dua implementasi Ruby yang lain. Preview NetBeans Ruby Pack tersedia sejak rilis Milestone 7 NetBeans 6.

Ruby Pack memasukkan fungsionalitas editor seperti:

* pengeditan dasar
* pewarnaan sintaks untuk Ruby
* pelengkapan kode
* occurence highlighting
* pop-up dokumentasi yang terintegrasi untuk pemanggilan Ruby API
* analisis semantik dengan highlighting parameter dan variabel lokal yang tidak terpakai

NetBeans JavaScript Editor

NetBeans JavaScript Editor menyediakan perluasan dukungan terhadap JavaScript dan CSS. Fitur-fiturnya antara lain:

1. Editor JavaScript
* syntax highlighting
* pelengkapan kode untuk objek dan fungsi native
* semua fitur dalam editor NetBeans
* pembuatan kerangka kelas JavaScript secara otomatis
* pembuatan pemanggilan AJAX dari template
2. Ekstensi editor CSS
* pelengkapan kode untuk nama-nama style
* navigasi cepat melalui panel navigator
* penampilan deklarasi aturan CSS di List View
* penampilan struktur file di Tree View
* mengurutkan outline view berdasarkan nama, tipe, atau urutan deklarasi (List & Tree)
* pembuatan deklarasi aturan (hanya Tree)
* pemfaktoran kembali sebagian nama rule (hanya Tree)

Lokalisasi

Sejak Januari 2007, paket bahasa Cina yang disederhanakan, Cina tradisional, Jerman, Jepang, Portugal (Brazil) dan Spanyol telah tersedia untuk NetBeans 5.5.1. Sementara itu, paket bahasa Albania, Azerbaijan, Ceska, Belanda, Yunani, Indonesia, Italia, dan Swedia sedang dalam proses pengerjaan.

Referensi
* http://www.netbeans.org/
* http://en.wikipedia.org/wiki/Netbeans







read more



Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.

Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).

Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.

Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.


Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.

Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995.

Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.

Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "bapak java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java).

Versi awal Java ditahun 1996 sudah merupakan versi release sehingga dinamakan Java Versi 1.0. Java versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus dikembangkan pada versi selanjutnya:

* java.lang: Peruntukan kelas elemen-elemen dasar.
* java.io: Peruntukan kelas input dan output, termasuk penggunaan berkas.
* java.util: Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas kelas penanggalan.
* java.net: Peruntukan kelas TCP/IP, yang memungkinkan berkomunikasi dengan komputer lain menggunakan jaringan TCP/IP.
* java.awt: Kelas dasar untuk aplikasi antarmuka dengan pengguna (GUI)
* java.applet: Kelas dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada penjelajah web.


referensi: http://id.wikipedia.org/



read more